Connect with us
alterntif text

Regional

Berkunjung ke PCNU Parepare, Prof Nasaruddin Umar Bahas Gerakan Radikalisme

Published

on

Prof Nasaruddin Umar (foto: Ngopibareng.id)

PAREPARE — Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. berkunjung ke Kantor yang juga Istana Tahfidzul Quran PCNU Parepare, Jumat 15 November.

Dalam wejangannya dihadapan ratusan warga NU yang hadir, pendiri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kabupaten Bone ini mengingatkan warga agar tidak terkontaminasi gerakan radikal yang saat ini makin mengkhawatirkan. Menurutnya, paham radikal yang kemudian dapat berujung pada aksi terorisme dapat mengganggu kehidupan kita berbangsa dan bernegara.

“Indonesia terdiri dari ratusan suku dan bahasa namun dapat hidup rukun dan damai.

Kita tidak mau bangsa ini bercerai-berai dari pertikaian yang berkepanjangan sebagaimana yang dirasakan negara-negara muslim lainnya yang tidak berhenti dari konflk seperti Afghanistan, Suriah, Iraq dan sebagainya,” urai mantan Wakil Menteri Agama ini.

alterntif text

Dia mengajak Warga NU tampil sebagai garda terdepan ketika ada paham atau kelompok yang ingin merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, Ketua PCNU Parepare Hannani Yunus mengungkapkan rasa bahagianya mendapat kunjungan tokoh-tokoh nasional, hanya berselang beberapa pekan.

“Istana Tahfidzul Qur’an PCNU Parepare telah dikunjungi 3 tokoh nasional dan 2 tokoh regional. Yakni KH.Ahmad Muwafiq, Prof. Dr.KH.Dedi Djubaedi, dan kini Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, MA yang datang,” tutur Hannani.

Sebelum meninggalkan Pondok Pesantren Istana Tahfidzul Qur’an, Prof Nasaruddin memimpin doa bersama. Selama di Parepare, ia juga menyempatkan diri menjadi khatib salat jumat di Mesjid Raya Parepare. Selain itu, Prof Nasaruddin juga mengisi hikmah maulid di Pesantren Al Urwatul Wutsqaa Sidrap. (*)

Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

enrk

enrk

Facebook

Terpopuler