Connect with us
alterntif text

Opini

Millenial on Action

Published

on

Oleh : Yogi Prima Danu, M.Si (Tenaga Ahli Fraksi PPP DPR RI)

JAKARTA–Semenjak memasuki kategori usia dewasa, setiap individu mengemban tanggungjawab yang melekat sesuai dengan status, peran, dan fungsi. Fenomena sosial seperti ini merupakan “merit system” yang menuntut diberlakukannya “reward and punishment” dalam menjalankan fungsi sistem sosial. Mereka yang berprestasi layak diberi hadiah, sebaliknya mereka yang tidak berprestasi sudah sewajarnya terpinggirkan sebagai sebuah konsekuensi logis. Jika kita mengingat teori siklus yang dicetuskan oleh Ibnu Chaldun, maka kita bisa mengamati bahwa disetiap struktur sosial mengalami siklus yang dinamis. Setiap sistem sosial memiliki aktor untuk menjalankan system. Setiap aktor memiliki masanya tersendiri, mulai dari lahir, tumbuh berkembang, menapaki puncak karir, perlahan berhenti berkiprah, hingga pada akhirnya digantikan oleh generasi sesudahnya.

Dinamika siklus sosial juga berlaku di Indonesia. Saat ini perlahan tapi pasti generasi millennial mulai muncul dalam berbagai ruang publik. Generasi millennial mulai merangsek menggantikan generasi sebelumnya (baby boomers). Millenial adalah generasi yang kreatif dan memiliki kecenderungan mendobrak kemapanan. Hal ini ditandai oleh beberapa tipologi interaksi sosial millennial yang lebih cenderung bekerja lebih efektif dan efisien karena didukung penuh oleh kemajuan teknologi digital, berkembangnya marketplace dan fintech sebagai habitus dan field yang diprakarsai oleh millennial, hingga kecenderungan kaum millennial untuk menunda memiliki property dan menunda pernikahan dikarenakan millennial lebih tertarik untuk bereksperimen dan berpetualang. Millenial terbuka terhadap kebaruan, innovasi, dan mengaktualisasikan diri melalui kolaborasi dengan berbagai elemen. Berbagai indikator dan kecenderungan diatas merupakan aktualisasi millennial tampil pada ruang publik.

Aktualisasi millennial sangat dibutuhkan dalam menghadapi bonus (atau beban) demografi yang dimulai dari tahun 2012 hingga 2035, puncaknya diprediksi pada tahun 2028 hingga 2031. Bonus demografi merupakan momentum ketika semakin dominannya jumlah Angkatan kerja dibandingkan dengan jumlah penduduk yang tidak produktif. Bonus demografi adalah momentum langka yang dialami oleh sebuah bangsa. Negara – negara di Asia timur yaitu China, Jepang, dan Korea Selatan mengalami kebangkitan nasional hingga menjadikan mereka sebagai raksasa ekonomi sekaligus pemain global, karena mampu memanfaatkan momentum bonus demografi. Kita tidak punya banyak waktu untuk dilalaikan. Dalam hal ini perlu paradigma berupa intervensi kebijakan negara yang tepat yang diejawantahkan melalui kerjasama lintas sektor Perlu kebaruan antara negara dan berbagai stakeholder untuk mempersiapkan kualitas sumber daya manusia dan Angkatan kerja yang reliabel di era industry 4.0.

Seumpama gayung bersambut, pemerintahan Presiden Joko Widodo juga mencanangkan pembangunan kualitas sumber daya manusia dan Angkatan kerja yang reliabel di era industry 4.0.

Pembangunan palapa ring sebagai infrastruktur terhadap penggunaan teknologi digital adalah upaya kongkrit untuk mendukung berbagai macam aktifitas ekonomi digital. Keberadaan infrastruktur digital juga linier dengan semakin berkembang pesatnya para pelaku ekonomi digital yang didominasi oleh Millenial. Momentum seperti inilah yang harus dikondisikan, karena ledakan usia produktif diisi oleh kualitas sumberdaya manusia yang reliabel serta relevan terhadap kebutuhan dunia industri 4.0.

Millenial sebagai generasi terbesar otomatis juga sebagai tulang punggung masyarakat bangsa, sudah sepatutnya tampil dan mengambil alih peran – peran strategis maupun taktis. Bahkan tidak tertutup kemungkinan Millenial naik keatas panggung pemerintahan sebagai ujung tombak pembangunan. Jika Malaysia punya Syed Sadiq yang menjadi Menteri di usia 26 tahun, kenapa Indonesia tidak bisa memiliki menteri yang berasal dari kalangan Millenial? Keberadaan millennial sebagai aktor utama maupun subjek terhadap pembangunan karena semangat zaman industry 4.0 hanya membutuhkan spirit kaum millennial sebagai drivernya. Sudah sepantasnya millenial on action dan mendapatkan tempat utama. Tentunya millennial yang bisa menjadi pemenang adalah millennial yang memiliki akses terhadap Pendidikan dan sumber – sumber ekonomi digital industry 4.0. Untuk mencapai akses – akses tersebut diperlukan spirit pembelajar dan kolaborasi agar bisa sukses. Ketika tidak adanya spirit pembelajar dan kolaborasi pada kalangan millennial, maka bersiaplah untuk menghadapi bencana demografi dikarenakan tidak berdayanya kaum millennial. Ketika bonus demografi dapat dimanfaatkan oleh kaum millennial untuk mengentaskan kemiskinan, pengangguran, konflik identitas, terjaminnya kesehatan, serta isu – isu populis lainnya, maka disanalah bukti nyata peran millennial dalam berperan alias “Millenial on Action”

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Regional11 hours ago

Dinas Kominfo Sidrap Siapkan Media Center Pada Acara SKBKT Dan BBKT

SIDRAP — Study Karya Bhakti Karang Taruna (SKBKT) dan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) tingkat Sulsel di pusatkan di Kabupaten...

Regional13 hours ago

Dollah Mando Hadir Pada Rakor Terkait Rencana Pembangunan Embung Serba Guna Pucu’e

SIDRAP— Bupati Sidrap Ir. H. DOLLAH MANDO Menghadiri Rapat Koordinasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang di Jl....

Regional14 hours ago

Camat Wattang Sidenreng Hidayatullah Abbas; Dekatkan Pemerintah dengan Warga

SIDRAP — Kecamatan Wattang Sidenreng Kabupaten Sidrap resmi dipimpin nakhoda baru. Ia adalah Hidayatullah Abbas, yang sebelumnya menjabat Kabid PSDI...

Regional1 day ago

Bupati Sidrap imbau Wajib Pungut Dukung Pajak Online

SIDRAP–Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Sidrap, kembali mengundang para Wajib Pungut (Wapu) Pajak di wilayahnya, mengikuti sosialisasi penerapan pajak...

Regional1 day ago

SERTIJAB LURAH LAUTANG BENTENG ANDI SURYA KEPADA LURAH BARU

SIDRAP— Setelah dilantik sebagai Kabid PSDI Kominfo Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat resmi tinggalkan kepelayananya sebagai Lurah Lautang Benteng Dalam...

Politik2 days ago

Dipimpin YL, Fraksi NasDem Parepare Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

PAREPARE — Partai Nasional Demokrat (NasDem) menunjuk Yasser Latief sebagai Ketua Fraksi di DPRD Kota Parepare. Hal tersebut setelah DPRD...

Regional2 days ago

Bantuan BIB Lembang Mulai Disalurkan Kepada Rumah Tangga Miskin

BANTUAN “BEKERJA” MULAI DISALURKAN SIDRAP— Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, mulai mendistribusian bantuan program Bedah...

Politik3 days ago

Direktur Jendela Pendidikan Nusantara Siap Bertarung Di Pilwalkot Makassar

MAKASSAR,- Pesta perhelatan politik pilwalkot Makassar bakal diramaikan balon kandididat wanita. Salah satunya Julia Putri Noor. Wanita berparas cantik ini...

Regional3 days ago

Bupati Sidrap Dan Bupati Raja Ampat Bersua Di Hajatan Warga Sidrap

SIDRAP— Hajatan warga di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo Sidrap, Sabtu (14/9/2019) ini berlangsung spesial. Pesta pernikahan Eka Satria Dwi...

Regional4 days ago

Bupati Sidrap Hadiri Acara Mappadendang Di Watang Sidenreng

SIDRAP–Bupati Sidrap Ir H Dollah Mando menghadiri acara Mappadendang di Desa Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Minggu (15/9/19) Turut hadir Camat...

Facebook

Terpopuler