Connect with us
alterntif text

Nasional

Siri’ Adalah Salah Satu Kata Kunci Dalam Khazanah Bugis-Makassar.

Published

on

JAKARTA— Siri’ berarti harga diri dan rasa malu (shame culture). Salah satu faktor penyebab utama berbagai suku-bangsa yang telah mencapai peradaban maju dan modern di berbagai belahan dunia, karena mereka memiliki rasa malu tinggi, termasuk orang Bugis-Makassar.

Makna simpel kata Siri’ pada tataran sosial kemasyarakatan dapat berarti “belas dendam dan pembelaan terhadap harga diri,” termasuk usaha untuk meningkatkan harkat dan martabat sebagai manusia merdeka yang ingin maju dan berhasil. Siri’ belas dendam dipakai ketika keluarga dekat orang Sulawesi Selatan (Sulsel) diganggu atau dirampas, terkadang mendahului jalur hukum formal. Tapi pemahaman klasik seperti itu sudah mulai bergeser, sudah meningkat ke pemahaman teks dan memiliki kesadaran hukum.

Pemahaman Siri’ sebagai pelecut diri untuk meraih sukses di berbagai profesi dengan bekerja keras, rajin belajar, sabar, dan malu jika gagal, justru bermakna positif. Perantau misalnya, ingin berhasil di daerah perantauannya dan segera kembali ke kampung halamannya, menunjukkan sosoknya yang baru, sebagai seorang perantau yang sudah sukses dan punya martabat atau status sosial.

Perantau pendatang baru yang mengalami tahapan awal berbagai kesulitan dan penderitaan di tanah rantaunya, jika memegang teguh makna Siri’ akan selalu menjaga dirinya dari perbuatan yang tidak benar dan patut karena ada rasa malu (siri’).

Asal kata Siri’ itu dekat nama tumbuhan “sirih (ota, bahasa Bugis).” Jenis tanaman Sirih ini memiliki arti penting dan mewakili semua tumbuhan dalam hutan (alek). “Hutan itu harus dijaga karena merupakan sumber kehidupan.” Begitu pesan dalam kitab kuno orang Bugis, selain Lontaraq, disebut Pappaseng.

Ada banyak teks Pappaseng tentang siri’. Salah satunya berbunyi, “siri’ emmi riaseng tau” (karena memiliki rasa malu, orang itu disebut manusia). Orang yang tidak bisa menjaga dan memelihara rasa malunya, tidak beda dengan boneka (rapang-rapang) atau binatang (olok-kolok). Kita hidup di dunia ini karena memiliki modal siri’

Pendapat lain menyebutkan bahwa kata Siri’ diambil dari bahasa Arab, sirr, bermakna rahasia dan tersembunyi. Dalam kajian Tasawuf, dikenal “rahasia Allah” dalam diri manusia. Rahasia Allah hanya dapat diketahui oleh manusia yang taat dan terus belajar mencari jalan untuk mengenal dan bahkan melihat Tuhannya. Mereka itu adalah orang-orang yang rajin menyelami lubuk hatinya, mengenal dirinya. Orang yang mengenal diri dan Tuhannya akan menjadi manusia mulia di hadapan sesama dan Tuhannya.

Kesimpulannya, orang-orang yang telah membaca, memahami, mempraktekkan, dan menjunjung tinggi norma-norma dan nilai-nilai adat-istiadat dan budayanya, seperti kebanyakan orang Bugis-Makassar akan menjadi orang-orang yang memiliki jejak prestasi dan martabat dimana pun mereka berada dan berdomisili.

Memahami dan menjunjung tinggi kandungan makna dan nilai “Siri’” dapat menuntun setiap orang yang ingin meraih prestasi sebagai orang sukses dan bermartabat di hadapan sesama dan Tuhannya.

Tanah Abang, 24 Agustus 2019

M. Saleh Mude

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Regional11 hours ago

Dinas Kominfo Sidrap Siapkan Media Center Pada Acara SKBKT Dan BBKT

SIDRAP — Study Karya Bhakti Karang Taruna (SKBKT) dan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) tingkat Sulsel di pusatkan di Kabupaten...

Regional13 hours ago

Dollah Mando Hadir Pada Rakor Terkait Rencana Pembangunan Embung Serba Guna Pucu’e

SIDRAP— Bupati Sidrap Ir. H. DOLLAH MANDO Menghadiri Rapat Koordinasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang di Jl....

Regional14 hours ago

Camat Wattang Sidenreng Hidayatullah Abbas; Dekatkan Pemerintah dengan Warga

SIDRAP — Kecamatan Wattang Sidenreng Kabupaten Sidrap resmi dipimpin nakhoda baru. Ia adalah Hidayatullah Abbas, yang sebelumnya menjabat Kabid PSDI...

Regional1 day ago

Bupati Sidrap imbau Wajib Pungut Dukung Pajak Online

SIDRAP–Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Sidrap, kembali mengundang para Wajib Pungut (Wapu) Pajak di wilayahnya, mengikuti sosialisasi penerapan pajak...

Regional1 day ago

SERTIJAB LURAH LAUTANG BENTENG ANDI SURYA KEPADA LURAH BARU

SIDRAP— Setelah dilantik sebagai Kabid PSDI Kominfo Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat resmi tinggalkan kepelayananya sebagai Lurah Lautang Benteng Dalam...

Politik2 days ago

Dipimpin YL, Fraksi NasDem Parepare Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

PAREPARE — Partai Nasional Demokrat (NasDem) menunjuk Yasser Latief sebagai Ketua Fraksi di DPRD Kota Parepare. Hal tersebut setelah DPRD...

Regional2 days ago

Bantuan BIB Lembang Mulai Disalurkan Kepada Rumah Tangga Miskin

BANTUAN “BEKERJA” MULAI DISALURKAN SIDRAP— Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, mulai mendistribusian bantuan program Bedah...

Politik3 days ago

Direktur Jendela Pendidikan Nusantara Siap Bertarung Di Pilwalkot Makassar

MAKASSAR,- Pesta perhelatan politik pilwalkot Makassar bakal diramaikan balon kandididat wanita. Salah satunya Julia Putri Noor. Wanita berparas cantik ini...

Regional3 days ago

Bupati Sidrap Dan Bupati Raja Ampat Bersua Di Hajatan Warga Sidrap

SIDRAP— Hajatan warga di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo Sidrap, Sabtu (14/9/2019) ini berlangsung spesial. Pesta pernikahan Eka Satria Dwi...

Regional4 days ago

Bupati Sidrap Hadiri Acara Mappadendang Di Watang Sidenreng

SIDRAP–Bupati Sidrap Ir H Dollah Mando menghadiri acara Mappadendang di Desa Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Minggu (15/9/19) Turut hadir Camat...

Facebook

Terpopuler