Connect with us
alterntif text

Budaya & Kearifan Lok

MABBOLA & LELE BOLA

Published

on

Memindahkan Rumah Secara Gotong Royong
alterntif text

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Media Online Ganggawa.com Jakarta.

GANGGAWA–Di kampung leluhur saya, tanah Bugis-Makassar itu ada tradisi bernama “Mabbola dan Lelebolo.” Mabbola adalah membangun rumah, bisa rumah panggung atau rumah permanen, batu-bata dan Lelebola itu adalah prosesi pindah rumah, baru atau lama, dengan mengadakan syukuran atau maccera. Saya tertarik mengulasnya, karena pernah mengalaminya.  Seru melihat orang di kampung ketika mereka mabbola, lele bola atau marakka bola(memindahkna rumah).

Mabbola atau membikin rumah, terutama rumah kayu itu butuh proses, waktu, dan biaya tergolong mahal jika berbahan kayu besi atau hitam (aju seppu). Butuh proses, karena harus mencari tukang kayu(panre bola) dan masa pengerjaannya kadang berbulan-bulan. Rumah panggung Bugis yang bagus, kokoh, cantik, dan apik itu tidak memakai paku, terutama di antara seluruh tiang dan penghubungnya. rumah Bugis itu yang ideal itu berwarna hitam atau kekuningan karena terbuat dari kayu besi dan jati, dan tidak terlalu banyak ukirannya.

Setelah rumah jadi, siap ditempati, maka tibalah saatnya prosesi lele bola (pindah rumah ) atau menre bola(naiki rumah baru). Lele bola itu dilakukan dengan mengundang sanak-keluarga, berdoa dan makan kue-kue Bugis seperti onde-onde, jompo-jompo, pejja-pejja, didoro, sanggara, doko-doko cankuneng, dll, dipadu dengan kopi hitam panas atau teh hangat. Sedaap. Sepertinya jenis kue-kue tersebut termasuk langkah, lebih sering hadir menjelang orang pindah rumah.

alterntif text

Prosesi memindahkan rumah atau mappalele bola adalah memindahkan rumah dari satu tempat ke tempat lain. Jika jaraknya masih searah dan tidak terlalu jauh atau sekadar memindahkan puluhan meter karena mau dibangun rumah baru di bekas rumah lama, itu tidak terlalu merepotkan, tidak mesti membongkar dan memasang ulang, cukup dengan melengkapi berbagai peyangga dan dikumpulkan masyarakat, semuanya pria untuk mengangkatnya. Ini seru. Karena harus memakai komando, juru teriak dan alat pengeras suara, hitungan 1, 2, 3, angkaaat…  Tradisi ini menunjukkan kegotong-royongan masyarakat di kampung.

Jika saya dan istri pulang kampung, melihat dan menaiki rumah panggung milik keluarga atau teman yang bagus, istri saya selalu membisik, kepingin bikin rumah panggung juga di kampungnya, Bogor. Saya bilang, bisa dan rajin berdoa, tapi butuh waktu dan harus menabung dulu. Minimal memesan kayu dan pengerjaan desainnya di kampung satu set, kemudian dikirim memakai peti besar, kontainer ke pulau Jawa untuk dipasang, tukangnya pun harus dibooking dan dibawa ke Jawa karena tidak boleh sembarang orang yang memasang rumah panggung Bugis.

Kenapa rumah panggung Bugis disukai oleh banyak orang? Karena bentuknya apik dan kokoh. Lagi pula di bawah (kolongnya) atau disamping dan belakangnya jika masih tersedia arealnya, bisa dipadukan bangunan semi permanen, tembok batu-bata. Jadi, bagian lain, sisi kiri-kanan atau di kolong dari rumah Bugis bisa ditambahkan rumah batu-bata. Perpaduan dua gaya, tradisional dan modern.

Saya termasuk orang yang mulai risau karena profesi tukang kayu rumah panggung (panre bola) sudah mulai langkah di kampung. Tidak banyak generasinya yang tertarik melanjutkan profesi nenek moyangnya dan orang-orang di kampung merasa modern jika bisa beralih membangun rumah permanen batu-bata.

Saya suka rumah panggung Bugis karena saya lahir dan besar di kampung.

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Regional16 hours ago

GUGUS TUGAS SIDRAP RAPAT KOORDINASI, BAHAS PERSIAPAN HADAPI “NEW NORMAL”

SIDRAP–Bupati Sidrap, H Dollah Mando memimpin rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidrap, Kamis (28/5/2020). Kegiatan berlangsung...

Regional1 day ago

PEMERINTAH BERSAMA IPMI BARANTI SOSIALISASI MASIF KEWASPADAAN COVID-19

SIDRAP–Pandemi Covid-19 belum usai, kewaspadaan penyebaran virus pun perlu tetap dijaga. Namun kesadaran masyarakat mematuhi anjuran physical distancing, penggunaan masker...

Regional3 days ago

BUPATI SIDRAP APRESIASI PETANI BAWANG DI DESA DAMAI

SIDRAP–Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri panen bawang merah di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (26/5/2020). Dollah Mando didampingi...

Regional3 days ago

Jajaran Pemkab Sidrap Ikuti Halal Bihalal Virtual dengan Gubernur Sulsel

SIDRAP—Gubernur Sulsel, H Nurdin Abdullah menggelar halal bihalal virtual dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Senin (26/5/2020) Kegiatan diikuti jajaran Pemkab...

Nasional4 days ago

Dunia Mulai Terapkan ‘New Normal’ Hadapi Covid-19

JAKARTA — Pemerintah menegaskan bahwa situasi sekarang ini masih belum normal, dunia masih dihadapkan pada persoalan yang cukup berat. Seluruh...

Regional6 days ago

106 KK Warga Desa Singki Enrekang Terima BLT-DD

ENREKANG — Pemerintah Desa Singki, Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga terdampak Covid-19. Penyaluran...

Regional6 days ago

Per 23 Mei, 3 Sembuh dan 2 Positif Covid-19 di Sidrap

SIDRAP — Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sidrap hari ini, Sabtu (23/5/2020), dilaporkan bertambah dua orang. “Ada tambahan dua positif....

Nasional6 days ago

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri

BOGOR — Presiden dan Ibu Negara di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/5). (Foto: BPMI) Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Regional1 week ago

Demokrat Sidrap : Syaharuddin Alrif Mempolitisir Bencana Kemanusiaan

SIDRAP — Pandemi Covid-19 telah menjadi musuh bersama semua pihak. Seluruh stakeholder di Kabupaten Sidrap, baik itu Pemda, Polri, TNI,...

Regional2 weeks ago

Desa Lise dan Desa Cenrana Terima HID Pansimas Tahun 2020

SIDRAP–Dua desa di Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap, menerima Hibah Insentif Desa (HID) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis...

Facebook

Terpopuler