Connect with us
alterntif text

Budaya & Kearifan Lok

MASSIARA & MABBOLO

Published

on

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Media Online Ganggawa.com Jakarta.

GANGGAWA–Sebagai orang yang dilahirkan dan menamatkan sekolah dasar dan menengah di kampung halaman orang tua, tanah Bugis, Sidrap, saya menjadi mudah mengenang dan suka menulis kisah-kisah tradisi orang di kampung saya di masa kecil. Di samping sebagai pengisi waktu dan sebagai pecinta kearifan lokal, saya sekaligus memenuhi permintaan junior saya yang kini mengelola portal berita online Ganggawa.com.

Kali ini saya tertarik menulis tentang dua tradisi bagus dan sering dilakukan bersamaan di musim yang sama, seperti pepatah, “sekali mendayung dua pulau terlewati atau menyelam sambil minum air.”

Dua nama tradisi itu adalah “massiara dan mabbolo.” Massiara adalah mengunjungi rumah kakek, orang tua, atau paman di kampung yang biasanya berdekatan dengan lokasi penguburan. Sementara Mabbolo adalah tradisi berziarah kuburan.

Jika letak dan keunggulan ibukota kabupaten selalu berada di tengah kota, ramai, banyak gedung perkantoran, dan biaya hidup mahal. Sementara kampung itu terdiri dari beberapa desa dan dusun, terletak di pinggiran, jauh dari kota, belum semaju dan seramai kota dan umumnya berdekatan lokasi penguburan.

Sehari setelah hari Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, orang kota ramai-ramai mengujungi keluarganya di kampung atau massiara, memakai baju dan celana baru, sekaligus berziarah ke kuburan. Orang kampung menyambut saudara-saudaranya dari kota dengan aneka persediaan masakan tradisional. Kampung menjadi ramai dan ada perputaran ekonomi. Sebelum pulang orang kota biasanya membagi uang receh (ampao) kepada keluarganya dan anak-anak di kampung.

Saya kira kedua tradisi baik ini, “massiara dan Mabbolo masih dipraktekkan orang di kampung saya. Dua kebiasaan yang menurut saya memberi manfaat banyak di kedua belah pihak. Orang kota datang untuk bersilaturahmi, membawa oleh-oleh atau uang belanja atau sedekah untuk kakek dan paman di kampung. Sementara orang kampung menyiapkan berbagai macam buah-buahan seperti kelapa, pisang, beras, lekkua manuk, nasu palekko, dll untuk dibawa pulang orang kota.

Orang kota sibuk bekerja di kantor atau berdagang, dan orang kampung sibuk bertani atau menggarap ladang. Mereka bertemu dan bersilaturahmi di musim Lebaran. Rasa riundu hilang, keakraban terpelihara.

Jika mengingat masa kecil, saya kepingin rasanya Lebaran di kampung agar bisa pergi massiara dan mabbolo di kampung. Massiara ke rumah-rumah keluarga dan teman waktu kecil, makan burasa bersama tape, dan mabbolo atau berdoa di samping pusara ibu-bapak dan keluarga saya yang telah wafat.

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Regional8 hours ago

Dollah Mando Hadiri Pelantikan Pengurus PBSI Sidrap, Sekaligus Membuka Kejuaraan Badminton Bupat CUP III

SIDRAP–Bupati Sidrap H Dollah Mando menghadiri pelantikan Pengurus PBSI Kabupaten Sidrap Priode 2019-2023, sekaligus membuka Kejuaraan Badminton Bupati CUP III,...

Regional10 hours ago

Kudapan Ikan Nila Antarkan TP-PKK Enrekang Raih Juara Nasional

JAKARTA — TP PKK Enrekang berhasil meraih juara harapan 1 lomba masak serba ikan tingkat Nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di...

Nasional10 hours ago

Mantan Ketua IKAMI Gorontalo Siap Bertarung Di Munas IKAMI SULSEL

“Mabbulo Sibatang Untuk IKAMI Maju & Berdaya Saing” JAKARTA–Rudini Langgi adalah Putra Kelahiran Sidrap tepatnya di Desa Kampale Kecamatan Dua...

Regional2 days ago

Peduli Kampung Halaman, Kerukunan Soppeng Sidrap Bantu Korban Puting Beliung Labokong

SIDRAP– Terdorong kepedulian kepada kampung halaman, Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) Kabupaten Sidrap menyalurkan bantuan bagi korban angin puting beliung Desa...

Regional2 days ago

Bupati Sidrap Lantik Sembilan Pejabat Tinggi Pratama

SIDRAP–Bupati Sidrap, H Dollah Mando melantik dan mengambil sumpah sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Sidrap, Jumat (13/12/2019) di...

Regional2 days ago

Pemda Sidrap Apresiasi Berbagai Pihak Atas Keberhasilan Meraih Predikat Kabupaten Sehat Tahun 2019

SIDRAP–Sebagai wujud apresiasi atas keberhasilan meraih predikat Kabupaten Sehat Swasti Saba Wistara tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sidrap memberi penghargaan kepada...

Regional3 days ago

Pemkab Sidrap Bakal Genjot Pengembangan Wisata Potensial

SIDRAP — Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf mengatakan, terdapat berbagai potensi pariwisata yang bisa dikembangkan di Kabupaten Sidrap. “Ada...

Regional3 days ago

Dirjen HKI Kemenkumham Gelar Sosialisasi IG Pulu Mandoti di Enrekang

ENREKANG — Beras Pulut Mandoti berpotensi mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham. Hal itu...

Pendidikan & Kebudayaan5 days ago

SDN 5 Tanrutedong Sidrap Raih Adiwiyata Nasional 2019

SIDRAP — SD Negeri 5 Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang ditetapkan menjadi salah satu Sekolah Adiwiyata Nasional tahun...

Politik5 days ago

Eks Koruptor Maju Pilkada, Begini Sikap Gerindra Sulsel

MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan berencana membuat pakta integritas dengan partai politik, agar tidak mencalonkan eks narapidana...

Facebook

Terpopuler