Connect with us
alterntif text

Budaya & Kearifan Lok

NENE’  MALLOMO ALIAS LAPAGALA

Published

on

Saleh Mude dipekuburan Nene' Mallomo Allakuang

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Media Online Ganggawa.com Jakarta.

GANGGAWA– “Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata; Naiya Ade’ Temmakkeana,’ Temmakeappo; sifat-sifat utama orang Bugis: macca, malempu, warani, magetteng, mapato, temmapasilengang dan deceng kapang; dan ada lima falsafah orang Bugis: massappa, mabbola, mappabotting, mappatarakka haji dan mattaro sengareng”.

Kutipan kalimat-kalimat di atas adalah penggalan ucapan dan nasihat almarhum La Pagala alias La Makkarau atau lebih populer disebut Nene’ Mallomo. Seorang cerdik pandai atau panrita yang terekam dalam sejarah Sidrap yang disebut pabbicarae atau mungkin dapat disepadamkan jabatan staf ahli atau staf khusus pejabat bupati atau walikota era jaman now.

Sejarah hidup Nene’ Mallomo belum banyak diungkap oleh ahli sejarah. Tapi kuat dugaan La Pagala hidup sekitar abad ke XVI Masehi era Pemerintahan La Patiroi Addatuang Sidenreng. Kuburan Nene’ Mallomo diduga berada di Allakuang Kecamatan Maritengngae dan diperkirakan wafat tahun 1654. Menggalakkan penelitian tentang riwayat hidup Nene’ Mallomo dapat mengungkap, apakah ia hidup sebelum atau sesudah masuknya Islam di Sulawesi Selatan.

Konon, peran utama seorang cerdik pandai atau penasihat raja seperti La Pagala adalah merumuskan pangadereng atau konsep pemerintahan yang meliputi keseluruhan tata tertib, pedoman hidup dan kehidupan, baik dalam kehidupan berumah tangga maupun dalam bermasyarakat kata alm Muhammad Salim, seorang pemerhati, penerjemah, dan kolektor Lontaraq Bugis, tahun 1984.

Dalam sejarah ke-panrita-an atau staf ahli kerajaan di tanah Bugis, era Nene’ Mallomo, terkenal lima nama yang melegenda dan mewakili wilayah kerajaannya. Kajao Laliddo dari Bone, Puang Ri Maggalatung dari Wajo, Topacaleppang dari Soppeng, Maccae dari Luwu, Boto Lempangeng dari Gowa, dan Nene’ Mallomo dari Sidrap.

Mereka ini bertugas memberi nasihat, pertimbangan-pertimbangan hukum, dan adat (ade’) kepada raja tanpa interest pribadi. Mereka adalah figur yang memiliki kecerdasan, integritas, dan kemandirian. Nene’ Mallomo misalnya tercatat sebagai orang yang memegang teguh prinsip kejujuran dan keadilan hukum di Sidrap. Ketika anaknya kedapatan dan terbukti mencuri kayu dan alat bajak sawah (rakkala) orang lain. Nene’ Mallomo pun murkah dan menjatuhkan hukuman pancung kepada putranya. Ia menjelma menjadi seorang panrita, mahaguru dan penasihat raja teladan dan dikenang sepanjang masa, hingga hari ini. Seorang tokoh yang melegenda.

Keteguhan dan kegigihan Nene’ Mallomo kepada kebenaran menuntun Pemerintah Daerah Sidrap mengabadikan petuahnya, “Resopa Temmanginggi Namalomo Naletei Pammasa Dewata (Hanya dengan bekerja keras dan optimis meraih prestasi yang akan menuntun rahmat Allah menghadiri setia orang).

Semoga tulisan ini memberi spirit pembaca, terutama dari kalangan Milenial, untuk maju menjadi pelopor kemajuan daerah, dimulai dengan memiliki spirit belajar tinggi, kemudian tampil sebagai anak-anak kreatif.

Tulisan ini, saya adaptasi dari tulisan saya, Ahad, 5 Agustus 2018.

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Budaya & Kearifan Lok16 mins ago

MAJJALA

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Berita Online Ganggawa.com Jakarta.   GANGGAWA.SIDRAP–Majjala Bale adalah menangkap ikan di...

Sosok6 hours ago

NURHAYATI RAHMAN

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Media Online Ganggawa.com Jakarta.   GANGGAWA— Prof Dr. Nurhayati Rahman...

Regional6 hours ago

229 Napi Rutan Sidrap Dapat Remisi HUT Ke 74 RI

GANGGAWA.SIDRAP–Sebanyak 229 narapidana penghuni Rumah Tahanan Klas IIB Sidenreng Rappang menerima remisi di momen peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Remisi...

Regional6 hours ago

Dollah Mando Janjikan Bonus Tim LDN

GANGGAWA.SIDRAP--Bupati Sidrap H.Dollah Mando resmi Melepas rombongan Tim Sepak bola liga desa PS Nene Mallomo yang akan mewakili Sidrap untuk...

Regional7 hours ago

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Di Sidrap Berlangsung Khidmat

GANGGAWA.SIDRAP— Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74 RI tingkat Kabupaten Sidrap, berlangsung khidmat di Lapangan Kompleks SKPD, Sabtu (17/8/2019). Anggota...

Nasional8 hours ago

HARAPAN ARIEFUDDIN PANGKA PADA KKSS

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Portal Media Online Ganggawa.com Jakarta. GANGGAWA–Bapak Ariefuddin Pangka adalah salah satu...

Regional14 hours ago

Bupati Dan Wakil Bupati Sidrap Hadiri Renungan Suci Di TMP Mario

GANGGAWA.SIDRAP— Sebagai rangkaian peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sidrap, berlangsung Apel Penghormatan dan Renungan Suci di Taman Makam...

Regional21 hours ago

Paskibraka 2019 Dikukuhkan Bupati Sidrap

GANGGAWA.SIDRAP– Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI tahun 2019 tingkat Kabupaten Sidrap, dikukuhkan...

Pendidikan1 day ago

MERIAHNYA KARNAVAL TK DI SIDRAP SAMBUT HUT KE-74 RI 

GANGGAWA.SIDRAP–Karnaval TK dan PAUD menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, Kamis (15/8/2019) di Kecamatan Maritengngae, Kabupaten...

Regional1 day ago

Yuk Ramaikan, Zumba Party dan Pembagian Sembako di Rujab Wabup Sidrap

GANGGAWA.SIDRAP — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) bersama Komunitas Senam Sehat Sidrap melaksanakan acara Zumba Party, di Rumah Jabatan Wakil...

Facebook

Terpopuler