Connect with us
alterntif text

Budaya & Kearifan Lok

BENDI DAN BEMOR

Published

on

Bendi (dok.Tribun.news)

M. Saleh Mude, Sekretaris Jenderal PB Kebugis-Sidrap & Kontributor Ganggawa.com Jakarta.

Ganggawa–Bendi atau dokar adalah alat transportasi tradisional di kampung dulu sebelum banyak mobil angkutan kota. Sekarang, sudah susah menemukan Bendi di kampung. Tapi sangat mudah menemukan kereta sejenis Bendi, namanya Andong. Anda bisa melihat dan menikmati jasa wisata Andong di beberapa tempat wisata, termasuk di Car Free Day di sekitar Monumen Nasional atau Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat.

Saya punya kenangan dengan Bendi. Bapak saya dulu pernah punya Bendi dan pelihara kuda penariknya puluhan tahun. Tugas saya adalah ambilkan pakan ternak (rumput), dan sekali-lagi cuci Bendi itu. Saya ingat, Bapak saya beli Bendi baru, sebelum dipakai, disiram air kendi oleh ibu saya. Mirip tradisi di Jawa. Bapak saya memang hobi memelihara kuda. Dia bisa damaikan dua kuda yang sering bertengkar. Dia pertukarkan air liurnya. Damai lho. Awalnya, Bapak saya dkk jadi buruh (ojek) angkut gabah dari sawah ke rumah orang, patteke, belum ada jalan beton dan truk ke sawah. Bapak saya dkk pernah pindah kabupaten, ke Polewali, Sulawesi Barat, menawarkan jasa ojek angkut gabah. Beliau adalah pekerja keras.
Setelah beli Bendi dan kuda, Bapak saya mencari penumpang, ojek. Beberapa tahun kemudian, dia pakai sebagai kendaraan angkut barang jualannya, jualan kelontong seperti kacang tanah, biji kopi, rokok, bawang merah, dll, dari satu pasar kampung, misalnya Baranti, ke pasar Sentral Pangkajene atau Lawawoi. Semuanya di Sidrap.

Di musim libur sekolah, saya diajak Bapak saya kunjungi nenek saya di Pakenya, Nenek Kaseng, memakai Bendinya. Senang juga ketika itu.

Bendi dan kuda, kini sudah jarang di kampung. Orang-orang lebih senang, murah meriah, dan cepat tiba di tempat tujuan dengan naik mobil angkutan umum, atau naik Becak Motor (Bemor) yang kini banyak beroperasi di kampung saya, Sidrap.

Saya berharap para pengendara Bemor sudah mulai bersatu memikirkan cara baru menawarkan jasa ojeknya, sistem online. Mungkin kalangan pengusaha, Pengurus Kadin Daerah Sidrap, bisa mulai mencari solusi agar nasib tukang Bemor lebih mudah mendapatkan penumpang dan ongkos yang memadai. Jika terlambat, dikhawatirkan, antara Pebemor Online dan Manual bisa ribut, dan berdampak buruk pada stabilitas sosial. Merepotkan aparat, seperti halnya di kota-kota besar, ketika muncul dan booming Gojek Online dengan Ojek Manual. Mereka ribut gegara rebutan wilayah dan penumpang, rejeki untuk menyambung hidup. Satu hal penting, ditanamkan adab dan cara melayani penumpang yang lebih santun dan memuaskan seperti karakter tukang Gojek kebanyakan di Ibukota. Terima kasih.

Saya dan istri suka naik Bemor jika pulang kampung, keliling kota, cukup bayar 30-50 ribu. Asyik lho.

alterntif text
Advertisement
alterntif text
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

Regional8 hours ago

Dollah Mando Hadiri Pelantikan Pengurus PBSI Sidrap, Sekaligus Membuka Kejuaraan Badminton Bupat CUP III

SIDRAP–Bupati Sidrap H Dollah Mando menghadiri pelantikan Pengurus PBSI Kabupaten Sidrap Priode 2019-2023, sekaligus membuka Kejuaraan Badminton Bupati CUP III,...

Regional11 hours ago

Kudapan Ikan Nila Antarkan TP-PKK Enrekang Raih Juara Nasional

JAKARTA — TP PKK Enrekang berhasil meraih juara harapan 1 lomba masak serba ikan tingkat Nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di...

Nasional11 hours ago

Mantan Ketua IKAMI Gorontalo Siap Bertarung Di Munas IKAMI SULSEL

“Mabbulo Sibatang Untuk IKAMI Maju & Berdaya Saing” JAKARTA–Rudini Langgi adalah Putra Kelahiran Sidrap tepatnya di Desa Kampale Kecamatan Dua...

Regional2 days ago

Peduli Kampung Halaman, Kerukunan Soppeng Sidrap Bantu Korban Puting Beliung Labokong

SIDRAP– Terdorong kepedulian kepada kampung halaman, Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) Kabupaten Sidrap menyalurkan bantuan bagi korban angin puting beliung Desa...

Regional2 days ago

Bupati Sidrap Lantik Sembilan Pejabat Tinggi Pratama

SIDRAP–Bupati Sidrap, H Dollah Mando melantik dan mengambil sumpah sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Sidrap, Jumat (13/12/2019) di...

Regional2 days ago

Pemda Sidrap Apresiasi Berbagai Pihak Atas Keberhasilan Meraih Predikat Kabupaten Sehat Tahun 2019

SIDRAP–Sebagai wujud apresiasi atas keberhasilan meraih predikat Kabupaten Sehat Swasti Saba Wistara tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sidrap memberi penghargaan kepada...

Regional4 days ago

Pemkab Sidrap Bakal Genjot Pengembangan Wisata Potensial

SIDRAP — Wakil Bupati Sidrap, H Mahmud Yusuf mengatakan, terdapat berbagai potensi pariwisata yang bisa dikembangkan di Kabupaten Sidrap. “Ada...

Regional4 days ago

Dirjen HKI Kemenkumham Gelar Sosialisasi IG Pulu Mandoti di Enrekang

ENREKANG — Beras Pulut Mandoti berpotensi mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham. Hal itu...

Pendidikan & Kebudayaan5 days ago

SDN 5 Tanrutedong Sidrap Raih Adiwiyata Nasional 2019

SIDRAP — SD Negeri 5 Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang ditetapkan menjadi salah satu Sekolah Adiwiyata Nasional tahun...

Politik5 days ago

Eks Koruptor Maju Pilkada, Begini Sikap Gerindra Sulsel

MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan berencana membuat pakta integritas dengan partai politik, agar tidak mencalonkan eks narapidana...

Facebook

Terpopuler